Penerapan Manajemen Risiko

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) berkomitmen penuh dalam menerapkan strategi dan proses bisnis yang terintegrasi melalui pengelolaan risiko yang melekat pada setiap aktivitas bisnis. Komitmen ini bertujuan untuk mengurangi potensial likelyhood dan dampak dari risiko - risiko tersebut, yang memengaruhi pencapaian sasaran Perseroan. Melalui pendekatan yang berbasis pada ISO 3100:2018 ini, adalah upaya Perseroan untuk memaksimalkan nilai kepada pemegang saham (maximize shareholder's value) dan stakeholder lainnya sekaligus menjaga stabilitas dan keberlanjutan kinerja perusahaan.


Dalam penerapannya, implementasi Manajemen Risiko terintegrasi/Enterprise Risk Management (ERM) di PT SGN juga mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/03/MBU/2023 dan mengadopsi praktik-praktik manajemen risiko terbaik serta mengadopsi persyaratan pemenuhan praktik-praktik perseroan perusahaan yang baik (GCG) dan pengendalian internal.


Dengan komitmen kuat dari jajaran manajemen puncak, akan menciptakan budaya sadar risiko di seluruh level dalam organiasasi. Risiko-risiko organisasi diidentifikasi, dilakukan asesmen (analisis dan evaluasi risiko), diberikan perlakuan (treatment) disertai komunikasi dan konsultasi serta pelaporan dalam setiap tahapan tersebut.


Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi melalui pengembangan aplikasi manajemen risiko semakin meningkatkan keandalan implementasi manajemen risiko pada Perseroan. Hal ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat, serta memperkuat ketahanan perusahaan terhadap ancaman yang bersifat internal maupun eksternal.


Dengan penerapan manajemen risiko terintegrasi, kami percaya bahwa Perseroan dapat tumbuh secara berkelanjutan, menjaga dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, sehingga senantiasa berorientasi pada value creation and protection.